Parenting

Apa yang Harus Dilakukan jika Anak Anda Kehilangan Bus yang Bertujuan

Anak-anak cukup pandai menghindari hal-hal yang tidak ingin mereka lakukan. Jika anak Anda tidak suka sekolah atau dia benci naik bus, kehilangan bus dengan sengaja bisa menjadi cara yang bagus.

Sayangnya, banyak orang tua yang cepat mengantar anak-anak mereka ke sekolah setelah mereka ketinggalan bus. Tapi, memberinya tumpangan gratis hanya akan mengajari anak Anda bahwa ketinggalan bus adalah ide yang bagus.

Apakah dia ingin tiba di sekolah terlambat, atau dia tidak ingin bersiap-siap tepat waktu, menjadi sopirnya menghadiahinya karena dia ketinggalan bus. Sangat penting untuk memberinya konsekuensi yang akan memotivasi dia untuk naik bus di waktu berikutnya.
Memecahkan Masalah

Sebelum Anda membagikan konsekuensinya, cari tahu mengapa anak Anda menghindari bus sekolah. Katakan sesuatu seperti, “Saya ingin tahu apakah ada sesuatu tentang bus yang membuat Anda tidak ingin mengendarainya.”

Pastikan dia tidak diintimidasi di bus atau dipilih ketika dia tiba di sekolah. Jika dia takut pada anak-anak lain atau dia menjadi target, bekerjalah dengan sekolah untuk menyelesaikan masalah.

Jika dia tidak ingin bersiap-siap di pagi hari, selesaikan bagaimana Anda bisa membantunya bersiap-siap lebih cepat. Jika dia kesulitan untuk bangun di pagi hari, bangun tidur lebih awal.

Jika dia bingung, pengatur waktu yang sederhana dapat memotivasi dia untuk berpakaian atau makan sarapan tepat waktu. Atur timer selama 10 menit dan katakan padanya untuk “mengalahkan timer”.

Diskusikan strategi yang dapat membantu memastikan dia siap tepat waktu, seperti mengemas ranselnya dan menyiapkan pakaiannya pada malam sebelumnya. Dengarkan gagasan anak Anda tentang apa yang menurutnya akan membantunya bangun dan keluar rumah tepat waktu di pagi hari.
Tetapkan Konsekuensi Negatif

Anak Anda juga harus menerima konsekuensi negatif karena ketinggalan bus. Hapus hak istimewa, seperti semua elektronik (TV, video game, komputer, dll.) Pada hari-hari dia ketinggalan bus.

Jika Anda akhirnya mengantarnya ke sekolah, buat dia membayar waktu dan uang bensin Anda (mirip dengan harga yang mungkin ia bayar jika ia memanggil taksi).

Jika dia tidak punya uang, Anda masih bisa meminta dia membayar Anda untuk uang bensin. Atur tugas-tugas baginya untuk menyelesaikan untuk melunasi utangnya. Jangan biarkan dia bermain video game atau melakukan kegiatan yang menyenangkan sampai tugasnya selesai dan utangnya dilunasi.
Buat Dia Berjalan

Mungkin juga ada peluang untuk memungkinkan beberapa konsekuensi alami. Tergantung pada seberapa jauh sekolah dari rumah Anda, masalah keselamatan, dan usia anak Anda, Anda mungkin ingin membuatnya berjalan ke sekolah.

Jika anak Anda terlalu muda untuk berjalan sendirian, ikuti dia di mobil Anda. Berjalan ke sekolah mungkin merupakan cara terbaik untuk memotivasi dia naik bus besok.
Hadiahi Dia karena Bertanggung Jawab

Anda juga dapat memberi hadiah kepada anak Anda karena berhasil tiba di bus tepat waktu. Sistem hadiah sederhana dapat memotivasi dia untuk mencoba dan bersiap-siap lebih cepat di pagi hari.

Atau, Anda dapat membuat sistem token ekonomi di mana ia memperoleh token untuk bersiap-siap pada waktu tertentu dan untuk naik bus. Kemudian, token dapat ditukar dengan hak istimewa, seperti waktu menggunakan elektroniknya. Setiap pagi yang sukses yang dimilikinya dapat memotivasi dia untuk tetap bekerja dengan baik.
Pertimbangkan Membiarkannya Terlambat

Jika anak Anda tidak menyukai sekolah, datang terlambat akan menjadi hadiah daripada konsekuensi. Tetapi, jika anak Anda akan terganggu karena terlambat, Anda mungkin mempertimbangkan untuk membiarkannya datang setelah bel berbunyi.

Apakah Anda mengantarnya atau Anda membuatnya berjalan, biarkan dia menghadapi konsekuensi alami di sekolah. Jujurlah dengan sekolah dan beri tahu mereka bahwa dia terlambat karena dia ketinggalan bus. Sekolah mungkin menanamkan konsekuensi, seperti membuatnya tetap sekolah.

Mengetahui bahwa dia harus tinggal lembur mungkin memotivasi dia untuk bangun dan keluar pintu sedikit lebih cepat jika motivasinya dalam ketinggalan bus adalah untuk keluar dari sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *